Tampilkan postingan dengan label Tips Sehari hari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Sehari hari. Tampilkan semua postingan

Ingin Serba Berkecukupan Rezeki...? Sambunglah dan Jangan Putus Tali Silaturahmimu!


Manusia adalah mahluk social yang selalu membutuhkan perhatian, teman dan kasih sayang dari sesamanya. Setiap diri terikat dengan berbagai bentuk ikatan dan hubungan, diantaranya hubungan emosional, sosial, ekonomi dan hubungan kemanusiaan lainnya. Maka demi mencapai kebutuhan tersebut adalah fitrah untuk selalu berusaha berbuat baik terhadap sesamanya. Islam sangat memahami hal tersebut, oleh sebab itu silaturahmi harus dilaksanakan dengan baik.

Sesungguhnya silaturahmi merupakan amal shalih yang penuh berkah, dan memberikan kepada pelakunya kebaikan di dunia dan akhirat, menjadikannya diberkahi di manapun ia berada, Allah swt memberikan berkah kepadanya di setiap kondisi dan perbuatannya, baik yang segera maupun yang tertunda. Keutamaannya sangat banyak, profitnya melimpah, buahnya matang, pohon-pohonnya baik yang memberikan makanannya di setiap waktu dengan izin Rabb-nya.

Kaum muslimin hendaknya tidak melalaikan dan melupakannya. Sehingga perlu meluangkan waktu untuk melaksanakan amal shalih ini.

Demikian banyak dan mudahnya alat transportasi dan komunikasi, seharusnya menambah semangat kaum muslimin bersilaturahmi. Bukankah silaturahmi merupakan satu kebutuhan yang dituntut fitrah manusia?

Sesungguhnya sempurnalah dengannya keakraban, tersebar kasih sayang dengan perantaraannya, dan merata rasa cinta. Ia adalah bukti kemuliaan, tanda muru`ah, mengusahakan bagi seseorang kemuliaan, pengaruh, dan wibawa. Karena alasan itulah berlomba-lomba padanya orang-orang mulia yang berakal, maka mereka menyambung (tali silaturrahim) kepada orang yang memutuskan dan memberi kepada orang yang tidak mau memberi, serta bersifat santun kepada yang bodoh. Tidaklah nampak muru`ah kecuali ada padanya tali kekeluargaan yang disambung kembali, kebaikan yang diberikan, kesalahan yang dimaafkan, dan uzur yang diterima.

Larangan memutus

Silaturahim termasuk akhlak yang mulia. Dianjurkan dan diseru oleh Islam. Diperingatkan untuk tidak memutuskannya.
Allah Ta’ala telah menyeru hambanya berkaitan dengan menyambung tali silaturahmi dalam sembilan belas ayat di kitab-Nya yang mulia. Allah Ta’ala memperingatkan orang yang memutuskannya dengan laknat dan adzab, diantara firmanNya: “Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan ? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikanNya telinga mereka, dan dibutakanNya penglihatan mereka.” (QS Muhammad :22-23).


“Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS An Nisaa’:1).

Silaturahmi merupakan perintah Allah dan Rasul-Nya, apa bila kita melaksanakan perintah tersebut disamping kita mendapatkan pahala juga akan mendapatkan keutamaan-keutamaan yang sangat banyak sekali, diantara keutamaan tersebut adalah :

Pertama, silaturahmi merupakan sebagian dari konsekuensi iman dan tanda-tandanya.
Dari Abu Hurairah ra oa berkata, Rasulullah saw bersabda : “Barang siapa yang beriman kepada Allah I dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah I dan hari akhir maha hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi”. (HR Bukhori dan Muslim)
Kedua, silaturahmi adalah penyebab bertambah umur dan luas rizqi.
Dari Abu Hurairah t ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang senang diluaskan rizqinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi.” (HR Bukhori dan Muslim)
Ketiga, silaturahmi menyebabkan adanya hubungan Allah swt bagi orang yang menyambungnya.
“Sesungguhnya Allah swt menciptakan makhluk, hingga apabila Dia swt selesai dari (menciptakan) mereka, rahim berdiri seraya berkata: ini adalah kedudukan orang yang berlindung dengan-Mu dari memutuskan.’ Dia swt berfirman: ‘Benar, apakah engkau ridha bahwa Aku menyambung orang yang menyambung engkau dan memutuskan orang yang memutuskan engkau? Ia menjawab, ‘Bahkan.’ Dia I berfirman, ‘Itulah untukmu.’
Keempat, akan selalu berhubungan dengan Allah swt.
Dari Aisyah ra berkata, Rosulullah saw bersabda, “Silaturahmi itu tergantung di `Arsy (Singgasana Allah) seraya berkata: “Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Kelima, silaturahmi merupakan salah satu penyebab utama masuk surga dan jauh dari neraka.
Dari Abu Ayyub al-Anshari ra, sesungguhnya seorang laki-laki berkata: “Ya Rasulullah, ceritakanlah kepadaku amalan yang memasukkan aku ke dalam surga dan menjauhkan aku dari neraka. Maka Nabi saw bersabda : “Engkau menyembah Allah swt dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari dan Muslim)
Keenam, silaturahmi merupakan ketaatan kepada Allah swt dan ibadah besar, serta petunjuk takutnya hamba kepada Rabb-Nya, sehingga ia menyambung tali silaturahmi tatkala Allah swt menyuruh untuk disambung.
Firman Allah swt : “Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Rabbnya dan takut kepada hisab yang buruk.” (QS. Ar-Ra’d :21)
Ketuju, silaturahim merupakan amalan yang paling dicintai oleh Allah swt.
Dari seorang laki-laki dari Khos’amm berkata: “Saya mendatangi Rasulullah sawsedangkan beliau sedang bersama salah seorang sahabatnya, aku berkata: kamu mengaku bahwa engkau adalah Rasulullah? Rasulullah saw menjawab: “iya”, aku bertanya: amalan apa yang paling dicintai Allah swt. Beliau menjawab; “Beriman kepada Allah swt ”, aku bertanya lagi, kemudian apa lagi ? beliau menjawab : “kemudian menyambung silaturahmi”. (HR Abu Ya’la dengan sanan Jayyid)
Kedelapan, sesungguhnya ganjaran silaturahmi lebih besar dari pada memerdekakan budak
Dari Ummul mukminin Maimunah binti al-Harits radhiyallahu ‘anha, bahwasanya dia memerdekakan budak yang dimilikinya dan tidak memberi kabar kepada Nabi saw sebelumnya, maka tatkala pada hari yang menjadi gilirannya, ia berkata: “Apakah engkau merasa wahai Rasulullah bahwa sesungguhnya aku telah memerdekakan budak (perempuan) milikku? Beliau bertanya: “Apakah sudah engkau lakukan?” Dia menjawab: Ya. Beliau bersabda: “Adapun jika engkau memberikannya kepada paman-pamanmu niscaya lebih besar pahalanya untukmu.” (HR Bukhori dan Muslim)
Kesembilan, di antara besarnya ganjaran silaturahmi, sesungguhnya sedekah terhadap keluarga sendiri tidak seperti sedekah terhadap orang lain
Dari Salman bin ‘Amir ra, dari Nabi saw beliau bersabda: “Sedekah terhadap orang miskin adalah sedekah dan terhadap keluarga sendiri mendapat dua pahala: sedekah dan silaturahmi.” (HR Tirmidzi)
Demikian pula dengan hadits Zainab ats-Tsaqafiyah, istri Abdullah bin Mas’ud ra, ketika ia pergi dan bertanya kepada Nabi saw: “Apakah boleh dia bersedekah kepada suaminya dan anak-anak yatim yang ada dalam asuhannya? Maka Nabi saw bersabda: “Untuknya dua pahala, pahala kekeluargaan dan pahala sedekah.” (HR Bukhari dan Muslim)
Ancaman memutus silaturrahmi
Sebaliknya apabila meninggalkan silaturahmi maka akan mendapatkan ancaman dan akibat yang diperoleh. Di antara ancaman memutuskan silaturahmi adalah:

1. Tidak akan diterima amalnya

Dari Abu Hurairah ra berkata, saya mendengar Rasulullah saw bersabda “Sesungguhnya perbuatan anak cucu adam diperlihatkan pada setiap kamis malam jumat, maka tidak akan diterima amalnya orang yang memutus tali silaturahmi.” (HR Ahmad)

2. Akan terputus hubungannya dengan Allah swt.

Rosulullah saw bersabda, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya,” [HR. Bukhari, dan Muslim].

3. Tidak termasuk golongan yang beriman kepada Allah swt dan hari akherat. Karena salah satu tanda keimanan seseorang adalah senantiasa meghubungkan silaturahmi.

4. Akan dilaknat oleh Allah dan dimasukan kedalam neraka jahanam.
Allah swt berfirman : “Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan Mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang Itulah yang memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam). “(QS Ar’Rad : 25)
“Maka Apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? mereka Itulah orang-orang yang dila’nati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.”(QS Muhammad 22-23)

5. Tidak masuk surga
Dari Jubair bin Mut?im ra sesungguhnya Rosulullah saw bersabda, ” Tidak akan masuk surga orang yang memutus hubungan.”. Sufyan berkata : “yaitu yang memutus hubungan tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Itulah beberapa keutamaan bagi orang yang melakukan silaturahmi dan ancaman bagi orang yang meninggalkannya. [ppmiriyardh/cha/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagaimanakah Adab Ketika Saudara kita ada yang sakit...?, Tidak Sekedar Menjenguk si Sakit begini Tuntunan nya.



Rasulullah berkata, apabila seorang muslim menjenguk orang muslim yang sedang sakit, maka ia berada di dalam ‘khurfatul jannah’

Menjenguk orang sakit amat dianjurkan dalam ajaran Islam. Karena amalan ini disamping bernilai ibadah, juga memberikan dampak positif tak hanya kepada si sakit, si penjenguk pun memperoleh manfaat darinya. Akan tetapi itu bisa diperoleh maksimal jika diiringi dengan amalan-amalan lainya.

Diriwayatkan di dalam hadits sahih muttafaq ‘alaih dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi saw. bersabda: “Hak orang muslim atas orang muslim lainnya ada lima: menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengantarkan jenazahnya, mendatangi undangannya, dan mendoakannya ketika bersin.”

Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Musa al-Asy’ari, ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Berilah makan orang yang lapar, jenguklah orang yang sakit, dan tolonglah orang yang kesusahan.”

Dalam Ktab Nailul-Authar, yang dimaksud dengan sabda Rasulullah saw. tentang ‘hak orang muslim’ ialah tidak layak ditinggalkan dan melaksanakannya ada kalanya hukumnya wajib atau sunnah muakkad yang menyerupai wajib. Sedangkan menggunakan perkataan tersebut –yakni haq (hak)—dengan kedua arti di atas termasuk bab menggunakan lafal musytarik dalam kedua maknanya, karena lafal al-haq itu dapat dipergunakan dengan arti ‘wajib’, dan dapat juga dipergunakan engan arti ‘tetap,’ ‘lazim,’ ‘benar,’ dan sebagainya.”

Begitu mulianya amalan menjenguk orang sakit, sampai-sampai Rasulullah bersabda. “Sesungguhnya apabila seorang muslim menjenguk orang muslim lainnya, maka ia berada di dalam khurfatul jannah.”

Dalam riwayat lain para sahabat bertanya kepada Rasulullah saw.: “Wahai Rasulullah, apakah khurfatul jannah itu?” Beliau menjawab, “Yaitu taman buah surga.”

Nah, sebelum kita semua melakukan amal kebajikan ini, berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan bagi siapa saja yang hendak menjenguk orang sakit;

Bertanya tentang Kondisi Si Sakit kepada Keluarganya

Tentu, ketika seseorang menjenguk si sakit, maka ia juga bertemu juga dengan keluarganya. Hendaknya penjenguk menanyakan kondisi si sakit kepada mereka terlebih dahulu. Karena mereka juga memahami benar kondisi kesehatan si sakit.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa suatu saat Ali bin Abu Thalib pergi, setelah ia berada bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam (SAW) di saat beliau menderita sakit, yang menyebabkan wafatnya beliau. Orang-orang mengatakan,”Wahai Abu Hasan (julukan Ali bin Abi Thalib), bagaimana keadaan Rasulullah (SAW)?” Ia menjawab,”Pagi ini alhamdulillah, beliau sembuh.” (Riwayat Bukhari).

Bertanya kepada Si Sakit tentang Kondisinya

Walau sudah mengetahui keadaan si sakit lewat keluarganya, perlu juga bertanya kepada si sakit, disamping untuk memperoleh informasi tambahan, bertanya kepadanya bisa meringankan, karena ia merasa ada yang memperhatikan kondisinya.

Rasulullah (SAW) bersabda,”Kesempurnaan menjenguk orang sakit…hendaknya salah satu diantara kalian meletakkan tangannya di atas kening si sakit atau tangannya dan mengatakan kepadanya, bagaimana keadaannya.” (Riwayat Tirmidzi).

Mendoakan si Sakit

Dari Sa’ad bin Abi Waqash Radhiyallahu ‘anhu (RA) ia berkata,”Rasulullah (SAW) menjenguk saya ketika saya sakit dan mengatakan,”Allahumma isyfi Sa’dan, allahumma isyfi Sa’dan, allahumma isyfi Sa’dan.” (Riwayat Muslim).


Doa itu bermakna, ya Allah, sembuhkanlah Sa’ad. Selain doa ini, ada pula beberapa doa yang lainnya.

Berpesan kepada Keluarga Si Sakit agar Melayaninya dengan Baik

Sesungguhnya seorang perempuan dari Juhainah mendatangi Rasulullah (SAW) dalam keadaan hamil karena perzinaan lalu ia mengatakan,”Wahai Rasulullah, saya telah terkena hadd, maka lakukanlah itu kepada saya.” Maka Rasulullah (SAW) mendatangi walinya dan berpesan,”Perlakukanlah ia dengan baik…” (Riwayat Muslim).

Para ulama menyamakan kondisi hamil dengan sakit. Sehingga Imam Nawawi menjadikan hadits ini sebagai dalil atas dianjurkannya berpesan kepada keluarga agar memperlakukan si sakit dengan baik.

Menghibur Si Sakit
Agar si sakit merasa tenang, dianjurkan juga penjenguk menghiburnya. Rasulullah (SAW) bersabda,”Jika kalian mengunjungi orang sakit…hilangkan kekhawatirannya mengenai ajal, itu tidak bisa menolak apapun, akan tetapi bisa menghibur dirinya.” (Riwayat Tirmidzi).

Ibnu Alan menjelaskan, bahwa menghibur si sakit bisa menggunakan ungkapan, Allah akan memperpanjang umurmu atau Allah akan menyembuhkanmu.

Menyebut Kebaikan Si Sakit

Menyebut kebaikan si mayit, bisa membesarkan hatinya, terutama dalam menghadapi situasi yang membuat si sakit khawatir. Ini sejalan dengan hadits yang diriwayatkan Imam Muslim.

Dari Ibnu Syumamah, ia berkata,”Kami menghadiri Amru bin Ash (RA) dan beliau telah mendekati ajal. Beliau menangis lama, kemudian memalingkan wajahnya ke dinding, hingga putra beliau mengatakan,”wahai ayah, bukankah Rasulullah telah memberi kabar gembira kepadamu dengan begini?” Bukankah Rasulullah telah memberi kabar gembira kepadamu dengan begini?” Bukankah Rasulullah telah memberi kabar gembira kepadamu dengan begini?” (Riwayat Muslim).

Meminta Doa kepada Si Sakit

Menjenguk si sakit memberi manfaat juga kepada si penjenguk, karena doa si sakit lebih mudah terkabul. Sehingga dianjurkan agar penjenguk meminta doa kepada si sakit. Rasulullah (SAW) bersabda,”Jika kalian mengunjugi orang sakit…maka mintalah agar ia mendoakanmu. Sesungguhnya doanya seperti doa para malaikat.” (Riwayat Ibnu Majah). [tho/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar







HATI-HATI! Ini Bentuk Pil Ekstasi Minion di Depok yang Dipasarkan untuk Anak Kecil


Kejahatan narkoba ini masih saja tak ada jera-jeranya. Meskipun banyak pelaku yang telah dieksekusi mati, namun mati satu tumbuh lebih banyak lagi penjahat lain.


Kali ini Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan, ekstasi minion yang baru ditemukan di Kampung Sawah, Depok, sasarannya adalah anak-anak.

"Ekstasi minion ini memang sasarannya generasi anak-anak dan harus kita waspadai," ujar Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso, di BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (13/12/2016) seperti diberitakan liputan6.com.

"Ini yang perlu diwaspadai. Apabila menemukan bentuk-bentuk seperti itu karena pil tokoh kartun pun memiliki kandungan ekstasi," sambung dia.

Pria yang akrab disapa Buwas itu menjelaskan, eksatasi minion tersebut dibuat sedemikian rupa, untuk menyamarkan seolah-olah ekstasi tersebut adalah makanan.

Karena itu, kata Buwas, BNN akan bekerja sama dengan Laboratorium Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengungkap pembuat dan pengedar ekstasi minion.

"Kita akan bekerja sama dengan laboratorium untuk meneliti. Kita juga bekerja sama dengan Polri dalam rangka mengungkap jaringan, kita bekerja sama dengan BIN menelisik jaringan-jaringan yang ada, untuk kita cari tahu perkembangannya," tegas Buwas seperti dikutip dari liputan6.com.

Petugas memblender 4,8 Kg Sabu kristal dan 109.700 butir ekstasi saat pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Metro Jaya , Jakarta, Kamis (16/6). Barang haram itu merupakan hasil pengungkapan kasus periode Maret-Mei 2016. Foto liputan6.com.

Satuan Narkoba Polresta Depok meringkus Iswanto alias Ismed, pengedar ekstasi menyerupai tokoh kartun minion di rumahnya, Kampung Sawah, Cilodong, Kota Depok pada 8 Desember 2016. Polisi sempat terkecoh lantaran narkoba disimpan dalam lemari pakaian.

Polisi awalnya tidak menemukan sabu maupun ekstasi di rumah milik Iswanto. Hanya ada 23 butir obat seperti vitamin anak-anak yang tersimpan di lemari.

Namun, setelah dilakukan pengujian laboratorium, obat yang dikira vitamin itu mengandung metilen dioksi metil amphetamin alias senyawa MDMA yang lazim di narkotika jenis ekstasi.


tetap berhati hati bunda kita sebagai orang tua.

PERLU TAHU...! Inilah Idealnya Berapa Kali Memeluk Anak Bagi Para Orang Tua, Anak Juga Butuh Sentuhan!



Menurut Reni Murni, seorang motivator dan trainer nasional, pelukan orangtua kepada anak dapat mengurangi tekanan permasalahan pada si anak, memulihkan dan menstabilkan emosi, dan mempengaruhi psikologi anak. Itulah mengapa, pelukan orangtua adalah sesuatu yang esensial dan tak bisa ditawar dalam proses menumbuhkan mental yang kuat dan tangguh pada anak


"Pelukan ayah membuat anak cerdas, merasa dicintai dan dihargai, mandiri dan pemberani. Pelukan ibu membuat anak sabar, lebih empatif, penyayang dan lembut," ujar Reni.

Dia mengakui, masih banyak orangtua yang tidak bisa menunjukkan kasih sayang secara verbal kepada anak dan berpendapat bahwa memenuhi kebutuan ekonomi lebih penting daripada kasih sayang.

Padahal, bukti kasih sayang, setidaknya pelukan, sangatlah penting bagi perkembangan emosional anak. Bukan tentang benda yang biasanya diberikan kepada si kecil, misalnya saja mainan atau gadget. Malah, pelukan justeru lebih mampu membuat anak merasa damai dan nyaman berada diantara keluarganya.

Lantas berapa kali pelukan yang diperlukan anak dari orangtuanya?

Reni memaparkan bahwa empat kali pelukan dalam sehari dapat mengurangi tekanan pada anak dan delapan kali pelukan dapat memulihkan, menenangkan, dan menstabilkan emosi.

Sementara itu, 12 kali pelukan dalam sehari dapat mempengaruhi kondisi psikologis anak menjadi lebih baik.

"Sebuah studi mengatakan, pelukan antara orang tua dapat meningkatkan kecerdasan anak. Merangsang produksi hormon oksitosin," ujarnya. Masih belum memeluk si kecil hari ini? Ayo segera peluk dan berikan rasa nyaman di hatinya!

(Saudan Soeharto,WB)



Inilah 7 Tips Ibu Berusia 42 Tahun tapi Masih Kinclong Seperti Gadis 20 Tahun Ternyata Ini Rahasianya


Seorang artis cantik asal Malaysia yang kini berusia 42 tahun, Rozita Che Wan, berbagi rahasia resep awet muda yang dilakukannya.
Sehingga penampilannya seperti wanita yang masih berusia 20an tahun.

Meskipun sudah berusia 42 tahun dan sudah memiliki 3 orang anak, namun aktris ini tetap langsing dan jelita.

Banyak yang bertanya-tanya mengenai resep awet muda yang ia terapkan.

Hal itu membuat, ibu dari Aaisyah Dhia Rana ini membeberkan rahasia awet muda yang ia lakukan yang ia anggap tidak mahal dan sangat mudah dilakukan.

Berikut rahasianya seperti dikutip dari Tokeinfo.com:

1. Jangan pernah dengki dengan kecantikan orang lain
Selalu menghargai kecantikan dan jangan pernah dengki pada kecantikan orang, ia akan terserlah pada wajah.

2. Saat mandi jangan langsung membasahi bagian kepala, yang pertama disiram adalah bagian badan.
Karena hal tersebut dapat menghindari rambut beruban

3. Kurangi makan nasi kalau berat badan naik
"Saya makan seperti biasa. Ketika berat badan mulai naik, saya akan kurangi."
"Contoh seperti makan nasi tiga kali sehari saya akan kurangi mungkin sekali atau dua kali saja."
"Namun ketika mengandung saya makan nasi lima kali sehari."


4. Lakukan "sit up" agar tubuh langsing
"Saya tidak menggunakan alat agar tubuh langsing, cukup dengan sit up, makan perut akan langsung"

5. Jangan terlalu lama di ruangan yang ada AC atau kipas angin.

6. Perawatan kulit sangat penting untuk kulit yang cantik
"Saat siang saya lakukan perawatan dasar seperti membiasakan mencuci muka usai beraktivitas."
"Mengolesi wajah dengan krim-krim wajah yang membuat wajah lebih kencang dan segar."

7. Mengoleskan kuning telur di wajah agar kulit awet muda
"Pertama bersihkan wajah kemudian keringkan menggunakan tisu, setelah itu gunakan kapas sebagai alat untuk mengolesi kuning telur di wajah."
"Cara mengolesinya juga harus ditekan-tekan, setelah mereta biarkan sekitar 30 menit dan cuci bersih setelah itu." (bangkatribunnews)


Semoga bermangfaat


Ayooo Kita Dukung ”Gerakan Mari Belanja di Warung Tetangga”


Berbelanja kebutuhan harian, mingguan atau bulanan keluarga, biasanya kita lakukan di hari libur. Tetapi, bijakkah kita bila membeli jauh-jauh ke pusat belanja “modern”? Coba tengok kebiasaan kita ini. Belanja di swalayan ****Mart atau ****Mart, semua barang memang terpampang. Tapi, hampir tak ada interaksi kemanusiaan. Apalagi pertemanan dan persaudaraan. Bertahun-tahun kita menjadi pelanggan, yang bahkan dibuktikan


dengan “kartu pelanggan”, tapi sungguh penjualnya tetap tidak kita kenal. Bahkan pelayanpun kita tak tahu siapa, apa dan bagaimana kehidupan mereka. Komunikasi hanya dengan “pelayan”, ingat bukan “penjual”. Dan hanya seputar transaksi saja. Itupun sekarang diwakili dengan tulisan.

   


Sementara ketika kita membeli di warung tetangga, selain dekat, juga ada interaksi sosial kemasyarakatan yang akrab. Ada “obrolan”, bukan sekedar transaksi barang yang menghilangkan nilai sosial kemanusiaan kita. Kita jadi tahu, kenal dan dekat dapat silaturahmi dengan masyarakat dan lingkungan. Komunikasi beginilah yang manusiawi. Yang menghubungkan antar orang, komunitas dan masyarakat. Bukan sekedar barang, angka penjualan dan plastik kemasan.

Membeli di warung tetangga akan menumbuhkan kekuatan ekonomi keluarga itu. Kita jadi berperan bagi tegaknya ekonomi dan ketahanan sebuah keluarga. Suami, istri dan anak-anaknya. Dan mereka, berperan sebagai penjual. Berwirausaha. Bukan sekedar menjadi pelayan alias babu dari para pemilik modal kapitalis liberal yang berdalih seragam karyawan. Bayangkan, sampai umur berapa toko-toko modern mau mempekerjakan para pelayan ini? Cuma saat usia muda. Sedang dengan menjadi “penjual” sebenarnya mereka akan “terhidupi” bahkan sampai anak-anak mereka dewasa.

Belum lagi soal efektifitas budget kita. Bayangkan, saya pernah uji coba, membawa uang 100 ribu dan pergi ke toko swalayan modern. Ternyata kurang! Dan lihat belanjaannya. Saya banyak membeli barang yang tak perlu. Karena godaan iklan dan penataan, saya melakukan pemborosan!

Sedang ketika saya ke warung tetangga, uang 100 ribu masih sisa. Barangnya pun sangat fungsional, benar-benar kebutuhan pokok. Dan saya mendapatkan bonus ungkapan penjual yang membahagiakan, “Alhamdulillah syukur ya, pagi-pagi sudah ada yang belanja 75 ribu. Makasih ya bu,” sambil tersenyum tulus. Sungguh itu bonus yang lebih mahal daripada sekedar “obral dan diskon ngakali” yang penuh strategi bisnis.

Jadi berpikirlah sebelum berbelanja! Shopping lah di warung tetangga atau pasar tradisional. Nikmatilah sisi kemanusiaan anda. Disitulah “rekreasi sebenarnya”. Jangan buang waktu anda di swalayan dan supermall modern hanya untuk membeli kebutuhan pokok rumah tangga anda. Warung tetangga jauh lebih murah, manusiawi, menumbuhkan ekonomi, memberdayakan masyarakat, dan ada nilai silaturahmi antar tetangga.
Mau umur panjang dan banyak rejeki? Mari biasakan berbelanja di warung tetangga baik kita.

Sekali lagi “Ayo Selamatkan Warung/Toko dan Pasar Tradisional di sekeliling kita”! (*)

(Sumber : https://trendingtopics.blogspot.com/2016/03/mari-dukung-gerakan-mari-belanja-di.html)





HIDUP SEHAT....!!! Inilah 20 Hal Yang Wajib Semua Perempuan Ketahui Pada Usia 30-an


Angka 30 menunjukkan kedewasaan yang harus dimiliki oleh setiap Perempuan. Di angka tersebut ada hal yang harus dilakukan untuk hidup yang lebih baik ke depannya. Kamu layak untuk mencari tahu apa yang harus kamu ketahui dan lakukan saat usiamu ada pada kisaran 30-an. Bukan hanya untuk dirimu sendiri, tetapi juga untuk orang di sePerempuankitarmu.Perempuan

1. MENCINTAI DAN MENERIMA DIRI SENDIRI

Saat kamu mencintai dan menerima apa adanya dirimu sendiri, kamu akan belajar untuk tidak menyakiti atau membuat dirimu rendah di mata orang lain. Kamu akan senantiasa mempertahankan apa yang harusnya kamu pertahankan dan tidak membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain.

2. PANCINGLAH DIRIMU UNTUK MENGETAHUI APA YANG BISA KAMU LAKUKAN

Buatlah dirimu menjadi pribadi yang selalu ingin tahu. Dorongan akan hal itu akan membuatmu mencari tahu hal baru juga mengetahui hal apa yang dapat kamu lakukan. Cobalah untuk kreatif. Kekreativan itu akan muncul seiring semakin luasnya pengetahuanmu tentang segala hal.

3. CARILAH DUKUNGAN DARI ORANG-ORANG TERDEKAT

Terkadang kamu menganggap dirimu orang yang mampu hidup sendiri tanpa orang lain. Tapi yang sebenarnya adalah kamu butuh orang lain. Orang lain yang akan mendukungmu yang akan selalu mendampingimu tak peduli bagaimana kondisimu.

4. JADILAH DIRI SENDIRI

Tidak ada gunanya meniru orang lain. Kamu dapat menjadi pribadimu sendiri. Hal itu akan lebih memudahkanmu untuk berkembang. Kamu dapat menjadi orang yang lebih baik dengan caramu sendiri.

5. HIDUPLAH UNTUK DIRIMU SENDIRI

Jangan bergantung kepada orang lain. Hiduplah untuk dirimu sendiri. Apa yang kamu alami dan kamu rasakan belum tentu juga dirasakan oleh orang lain. Jika mereka tidak hidup untukmu, lantas kenapa kamu harus hidup untuk orang lain bukan untuk dirimu sendiri?

6. JANGAN TERLALU BANYAK DALAM BERKOMPROMI

Kompromi memang hal yang penting dalam setiap hubungan. Tapi kamu tak harus selalu berkompromi dengan orang lain jika kaitannya untuk dirimu sendiri. Kamu harus belajar untuk mengambil keputusan atas dasar keinginanmu sendiri.

7. RENCANAKAN UNTUK MELAKUKAN TRAVELLING

Kenangan berupa perjalanan akan lebih menarik dibanding menghabiskan uang untuk barang-barang yang tidak terlalu penting. Kamu dapat melakukan perjalanan selagi kamu mampu. Di luar sana kamu akan mendapatkan pengetahuan baru, pengalaman baru, dan guru baru.


8. KURANGILAH RASA KHAWATIR YANG SERING MENYERANGMU

Jangan biasakan memelihara kekhawatiran dalam dirimu. Khawatir boleh, tapi jangan terlalu. Kamu harus siap dengan segala resiko yang ada, dengan segala hal buruk yang datang.

9. BERHENTILAH MEMBANDINGKAN SEGALA HAL

Kamu hidup untuk dirimu. Apa yang kamu lakukan adalah untuk membahagiakan dirimu sendiri. Tidak ada gunanya membanding-bandingkan hal yang orang lain miliki dengan apa yang kamu miliki. Fokuslah pada dirimu sendiri untuk melangkah maju.

10. LUPAKAN HARAPAN DAN BERTINDAKLAH SESUAI REALITA

Jangan melulu berkata “seandainya” tapi lakukanlah apa yang harus kamu lakukan sesuai dengan kenyataan yang kamu hadapi saat ini. Berhenti mengeluh dan menatap mimpi sebagai pajangan. Kamu harus melangkah dan menjalani hidup.

11. HIDUP UNTUK BEKERJA BUKAN BEKERJA UNTUK HIDUP

Hiduplah untuk bekerja bukan bekerja untuk tetap hidup. Gunakan hidupmu sebaik mungkin. Jangan sia-siakan waktu yang Tuhan berikan untukmu. Lakukan apa yang harusnya kamu lakukan selama kamu masih hidup.

12. MENABUNGLAH UNTUK MASA DEPAN

Cara hidup yang boros bukanlah cara hidup yang baik. Belajarlah untuk menabung demi masa depan yang baik. Tidak ada yang tahu sampai kapan kamu dapat terus bekerja dan mendapatkan rupiah.

13. LAKUKAN APA YANG DAPAT KAMU LAKUKAN UNTUK LINGKUNGAN SEKITAR

Buatlah dirimu menjadi sosok yang bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitar. Ilmu yang kamu miliki bisa kamu manfaatkan untuk membantu orang-orang di sekitar.

14. BELAJARLAH MEMAAFKAN DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN

Jangan menjadi orang yang pendendam dan selalu menyesali apa yang sudah terjadi di masa lalu. Kamu harus dapat belajar untuk memafkan diri sendiri dan orang lain. Dengan hal ini kamu dapat menjalani kehidupanmu dengan tenang.

15. JANGAN MEMBUANG WAKTU UNTUK ORANG YANG TIDAK PENTING

Tidak ada gunanya menghabiskan waktu untuk meladeni orang-orang yang tidak berkepentingan. Fokuslah pada dirimu sendiri. Jangan membuang-buang waktu demi hal yang tidak penting.

16. BERANILAH UNTUK BERKATA TIDAK

Saat kamu merasa hal itu tidak benar dan kamu tidak dapat melakukannya, beranilah untuk berkata tidak.

17. BERPIKIRLAH DENGAN MATANG SEBELUM MELAKUKAN SESUATU

Kamu perlu berpikir dengan matang sebelum kamu mengambil keputusan. Jangan asal dalam memutuskan sesuatu. Kamu harus memperhitungkan dampak yang akan timbul nantinya.

18. BUKALAH MATA UNTUK HAL-HAL KECIL DI SEKITAR

Hidup memang berjalan dengan sangat cepat. Sehingga sesekali kamu perlu berhenti berjalan dan melihat hal-hal kecil yang ada di sekitarmu

19. BERHENTILAH PEDULI DENGAN PIKIRAN ORANG LAIN TERHADAPMU

Tidak aka nada habisnya jika kamu memikirkan apa yang orang pikirkan tentang dirimu. Kamu hidup bukan karena pikiran mereka. Kamu hidup karena dirimu sendiri. Untuk itu berhentilah memikirkan hal yang tidak patut untuk kamu pikirkan. Teruslah langkahkan kaki dan jangan berhenti untuk hal yang tidak penting.

20. COBALAH UNTUK BERUBAH KE ARAH YANG LEBIH BAIK

Setiap orang perlu untuk memperbaiki diri. Seiring berjalannya waktu, kamu perlu untuk berubah kea rah yang lebih baik. Bukan merubah dirimu secara keseluruhan, tapi mengubah kebiasaan dan sifat buruk yang kamu miliki. Agar nantinya kamu akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik hari demi hari.