Tampilkan postingan dengan label Trending. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trending. Tampilkan semua postingan

Ingin Serba Berkecukupan Rezeki...? Sambunglah dan Jangan Putus Tali Silaturahmimu!


Manusia adalah mahluk social yang selalu membutuhkan perhatian, teman dan kasih sayang dari sesamanya. Setiap diri terikat dengan berbagai bentuk ikatan dan hubungan, diantaranya hubungan emosional, sosial, ekonomi dan hubungan kemanusiaan lainnya. Maka demi mencapai kebutuhan tersebut adalah fitrah untuk selalu berusaha berbuat baik terhadap sesamanya. Islam sangat memahami hal tersebut, oleh sebab itu silaturahmi harus dilaksanakan dengan baik.

Sesungguhnya silaturahmi merupakan amal shalih yang penuh berkah, dan memberikan kepada pelakunya kebaikan di dunia dan akhirat, menjadikannya diberkahi di manapun ia berada, Allah swt memberikan berkah kepadanya di setiap kondisi dan perbuatannya, baik yang segera maupun yang tertunda. Keutamaannya sangat banyak, profitnya melimpah, buahnya matang, pohon-pohonnya baik yang memberikan makanannya di setiap waktu dengan izin Rabb-nya.

Kaum muslimin hendaknya tidak melalaikan dan melupakannya. Sehingga perlu meluangkan waktu untuk melaksanakan amal shalih ini.

Demikian banyak dan mudahnya alat transportasi dan komunikasi, seharusnya menambah semangat kaum muslimin bersilaturahmi. Bukankah silaturahmi merupakan satu kebutuhan yang dituntut fitrah manusia?

Sesungguhnya sempurnalah dengannya keakraban, tersebar kasih sayang dengan perantaraannya, dan merata rasa cinta. Ia adalah bukti kemuliaan, tanda muru`ah, mengusahakan bagi seseorang kemuliaan, pengaruh, dan wibawa. Karena alasan itulah berlomba-lomba padanya orang-orang mulia yang berakal, maka mereka menyambung (tali silaturrahim) kepada orang yang memutuskan dan memberi kepada orang yang tidak mau memberi, serta bersifat santun kepada yang bodoh. Tidaklah nampak muru`ah kecuali ada padanya tali kekeluargaan yang disambung kembali, kebaikan yang diberikan, kesalahan yang dimaafkan, dan uzur yang diterima.

Larangan memutus

Silaturahim termasuk akhlak yang mulia. Dianjurkan dan diseru oleh Islam. Diperingatkan untuk tidak memutuskannya.
Allah Ta’ala telah menyeru hambanya berkaitan dengan menyambung tali silaturahmi dalam sembilan belas ayat di kitab-Nya yang mulia. Allah Ta’ala memperingatkan orang yang memutuskannya dengan laknat dan adzab, diantara firmanNya: “Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan ? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikanNya telinga mereka, dan dibutakanNya penglihatan mereka.” (QS Muhammad :22-23).


“Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS An Nisaa’:1).

Silaturahmi merupakan perintah Allah dan Rasul-Nya, apa bila kita melaksanakan perintah tersebut disamping kita mendapatkan pahala juga akan mendapatkan keutamaan-keutamaan yang sangat banyak sekali, diantara keutamaan tersebut adalah :

Pertama, silaturahmi merupakan sebagian dari konsekuensi iman dan tanda-tandanya.
Dari Abu Hurairah ra oa berkata, Rasulullah saw bersabda : “Barang siapa yang beriman kepada Allah I dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah I dan hari akhir maha hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi”. (HR Bukhori dan Muslim)
Kedua, silaturahmi adalah penyebab bertambah umur dan luas rizqi.
Dari Abu Hurairah t ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang senang diluaskan rizqinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi.” (HR Bukhori dan Muslim)
Ketiga, silaturahmi menyebabkan adanya hubungan Allah swt bagi orang yang menyambungnya.
“Sesungguhnya Allah swt menciptakan makhluk, hingga apabila Dia swt selesai dari (menciptakan) mereka, rahim berdiri seraya berkata: ini adalah kedudukan orang yang berlindung dengan-Mu dari memutuskan.’ Dia swt berfirman: ‘Benar, apakah engkau ridha bahwa Aku menyambung orang yang menyambung engkau dan memutuskan orang yang memutuskan engkau? Ia menjawab, ‘Bahkan.’ Dia I berfirman, ‘Itulah untukmu.’
Keempat, akan selalu berhubungan dengan Allah swt.
Dari Aisyah ra berkata, Rosulullah saw bersabda, “Silaturahmi itu tergantung di `Arsy (Singgasana Allah) seraya berkata: “Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Kelima, silaturahmi merupakan salah satu penyebab utama masuk surga dan jauh dari neraka.
Dari Abu Ayyub al-Anshari ra, sesungguhnya seorang laki-laki berkata: “Ya Rasulullah, ceritakanlah kepadaku amalan yang memasukkan aku ke dalam surga dan menjauhkan aku dari neraka. Maka Nabi saw bersabda : “Engkau menyembah Allah swt dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari dan Muslim)
Keenam, silaturahmi merupakan ketaatan kepada Allah swt dan ibadah besar, serta petunjuk takutnya hamba kepada Rabb-Nya, sehingga ia menyambung tali silaturahmi tatkala Allah swt menyuruh untuk disambung.
Firman Allah swt : “Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Rabbnya dan takut kepada hisab yang buruk.” (QS. Ar-Ra’d :21)
Ketuju, silaturahim merupakan amalan yang paling dicintai oleh Allah swt.
Dari seorang laki-laki dari Khos’amm berkata: “Saya mendatangi Rasulullah sawsedangkan beliau sedang bersama salah seorang sahabatnya, aku berkata: kamu mengaku bahwa engkau adalah Rasulullah? Rasulullah saw menjawab: “iya”, aku bertanya: amalan apa yang paling dicintai Allah swt. Beliau menjawab; “Beriman kepada Allah swt ”, aku bertanya lagi, kemudian apa lagi ? beliau menjawab : “kemudian menyambung silaturahmi”. (HR Abu Ya’la dengan sanan Jayyid)
Kedelapan, sesungguhnya ganjaran silaturahmi lebih besar dari pada memerdekakan budak
Dari Ummul mukminin Maimunah binti al-Harits radhiyallahu ‘anha, bahwasanya dia memerdekakan budak yang dimilikinya dan tidak memberi kabar kepada Nabi saw sebelumnya, maka tatkala pada hari yang menjadi gilirannya, ia berkata: “Apakah engkau merasa wahai Rasulullah bahwa sesungguhnya aku telah memerdekakan budak (perempuan) milikku? Beliau bertanya: “Apakah sudah engkau lakukan?” Dia menjawab: Ya. Beliau bersabda: “Adapun jika engkau memberikannya kepada paman-pamanmu niscaya lebih besar pahalanya untukmu.” (HR Bukhori dan Muslim)
Kesembilan, di antara besarnya ganjaran silaturahmi, sesungguhnya sedekah terhadap keluarga sendiri tidak seperti sedekah terhadap orang lain
Dari Salman bin ‘Amir ra, dari Nabi saw beliau bersabda: “Sedekah terhadap orang miskin adalah sedekah dan terhadap keluarga sendiri mendapat dua pahala: sedekah dan silaturahmi.” (HR Tirmidzi)
Demikian pula dengan hadits Zainab ats-Tsaqafiyah, istri Abdullah bin Mas’ud ra, ketika ia pergi dan bertanya kepada Nabi saw: “Apakah boleh dia bersedekah kepada suaminya dan anak-anak yatim yang ada dalam asuhannya? Maka Nabi saw bersabda: “Untuknya dua pahala, pahala kekeluargaan dan pahala sedekah.” (HR Bukhari dan Muslim)
Ancaman memutus silaturrahmi
Sebaliknya apabila meninggalkan silaturahmi maka akan mendapatkan ancaman dan akibat yang diperoleh. Di antara ancaman memutuskan silaturahmi adalah:

1. Tidak akan diterima amalnya

Dari Abu Hurairah ra berkata, saya mendengar Rasulullah saw bersabda “Sesungguhnya perbuatan anak cucu adam diperlihatkan pada setiap kamis malam jumat, maka tidak akan diterima amalnya orang yang memutus tali silaturahmi.” (HR Ahmad)

2. Akan terputus hubungannya dengan Allah swt.

Rosulullah saw bersabda, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya,” [HR. Bukhari, dan Muslim].

3. Tidak termasuk golongan yang beriman kepada Allah swt dan hari akherat. Karena salah satu tanda keimanan seseorang adalah senantiasa meghubungkan silaturahmi.

4. Akan dilaknat oleh Allah dan dimasukan kedalam neraka jahanam.
Allah swt berfirman : “Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan Mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang Itulah yang memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam). “(QS Ar’Rad : 25)
“Maka Apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? mereka Itulah orang-orang yang dila’nati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.”(QS Muhammad 22-23)

5. Tidak masuk surga
Dari Jubair bin Mut?im ra sesungguhnya Rosulullah saw bersabda, ” Tidak akan masuk surga orang yang memutus hubungan.”. Sufyan berkata : “yaitu yang memutus hubungan tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Itulah beberapa keutamaan bagi orang yang melakukan silaturahmi dan ancaman bagi orang yang meninggalkannya. [ppmiriyardh/cha/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

SUBAHANNALLOH...!!! Rahasia Keutamaan Hari Jumat yang tidak banyak dari kita mengetahuinya..!



Andaikata Rasulullah masih hidup, beliau pasti membenci sineas Indonesia yang menjadikan hari Jumat seolah hari menakutkan dan horor


         Novelis Ayu Sutrisna (diperankan Suzanna) sering mengalami tangan gemetar dan keringat dingin keluar karena mengidap phobia tertentu. Anton (diperankan Alan Nuari), psikiater dan sekaligus pacar yang merawatnya, menganjurkan hidup santai dan menghindari suasana sibuk dan bising.

Ia pun menyepi di sebuah rumah tua milik ayah Anton. Namun dua penjaga rumah tua itu mati mengerikan ketika mencoba memperkosa Ayu. Mereka diperkirakan dibunuh setan. Akhirnya tabir terbuka, ayah Anton mengaku bahwa istrinya telah melahirkan bayi di malam Jumat Kliwon dan terbunuh.

Malam Jumat Kliwon adalah film horor Indonesia yang dirilis pada tahun 1986. Film yang disutradari oleh Sisworo Gautama Putra ini dibintangi antara lain oleh Suzanna dan Alan Nuari.

Malam Jumat Kliwon adalah film horor Indonesia yang dirilis pada tahun 1986. Film yang disutradari oleh Sisworo Gautama Putra ini dibintangi antara lain oleh Suzanna dan Alan Nuari.

Alkisah, di atas era 80-an dan seterusnya, para sineas lain di Indonesia menjadikan hari Jumat sebagai hari menakutkan. Hampir bisa disaksikan di semua TV atau film-film horor, menjadikan hari Jumat sebagai hari “kebangkitan” para setan. Walhasil, hari Jumat adalah hari menyeramkan!

Begitulah para sineas Indonesia yang telah ikut menyumbang keburukan dengan menjadikan Hari Jumat seolah-oleh hari paling sial dan menakutkan. Andai Rasulullah masih hidup di tengah-tengah kita, mungkin baginda akan marah besar. Betapa tidak, karena baginda Rasulullah sangat memuliakan hari Jumat. Dalam banyak riwayat, Rasulullah bahkan meminta kita memuliakan hari itu.

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah pernah bersabda. “Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihis Salam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” [Riwayat Muslim]

Rasulullah juga pernah bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata: ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i)

Keistimewaan lain hari Jumat adalah saat-saat dikabulkannya doa, yaitu saat-saat terakhir setelah shalat ashar (seperti yang dijelaskan dalam banyak hadits) atau di antara duduknya imam di atas mimbar saat berkhutbah Jumat sampai shalat selesai ditunaikan.

Amalan Mulia

Allah mengkhususkan hari Jumat ini hanya bagi kaum Muslimin dari seluruh kaum dari umat-umat terdahulu. Di dalamnya banyak rahasia dan keutamaan yang datangnya langsung dari Allah.

Beberapa rahasia keagungan hari Jumat adalah sebagai berikut;

Pertama, Hari Keberkahan. Di mana di hari Jumat berkumpul kaum Muslimin di masjid-masjid untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah Jumat yang mengandung pengarahan dan pengajaran serta nasihat-nasihat yang ditujukan kepada kaum muslimin yang kesemuanya mengandung manfaat agama dan dunia. Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah menyebut hari Jumat memiliki 33 keutamaan. Bahkan Imam as-Suyuthi menyebut ada 1001 keistimewaan.

Kedua, Hari Dikabulkannya doa. Di antara rahasia keutamaan hari Jumat lain adalah, di hari itu terdapat waktu-waktu dikabulkannya doa.

“Di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.’ Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu.” [HR.Bukhari dan Muslim]

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya.” [Muttafaqun Alaih]

Ketiga, Hari Diperintahkannya Shalat Jumat. Rasulullah bersabda, “Hendaklah kaum-kaum itu berhenti dari meninggalkan shalat Jumat. Atau (jika tidak) Allah pasti akan mengunci hari mereka, kemudian mereka pasti menjadi orang-orang yang lalai.” [Muslim]. Dalam riwayat lain Rasulullah menyebutkan, “Shalat Jumat adalah hak yang diwajibkan kepada setiap Muslim kecuali empat orang; budak atau wanita, atau anak kecil, atau orang sakit.” [Abu Daud]

“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” [QS: Al-Jumu’ah:9]

“Barangsiapa yang bersuci dan mandi, kemudian bergegas dan mendengar khutbah dari awal, berjalan kaki tidak dengan berkendaraan, mendekat dengan imam, lalu mendengarkan khutbah dan tidak berbuat sia-sia, maka baginya bagi setiap langkah pahala satu tahun baik puasa dan shalatnya..”

,Keempat, Hari Pembeda antara Islam dan Non-Muslim. Hari Jumat adalah hari istimewa bagi kaum Muslim. Selain itu diberikan Nabi untuk membedakan antara harinya orang Yahudi dan orang Nashrani.

Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah bersabda: “Allah telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Allah memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya, sehingga Allah menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jumat, Sabtu, dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk.” [HR. Muslim]

Kelima, Hari Allah menampakkan diri. Dalam sebuah riwayat disebutkan,Hari Jumat Allah menampakkan diri kepada hamba-hamba-Nya yang beriman di Surga. Dari Anas bin Malik dalam mengomentari ayat: “Dan Kami memiliki pertambahannya” (QS.50:35) mengatakan: “Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jumat.”

Masih banyak keistimewan hari Jumat. Di antaranya adalah; Dalam “al-Musnad” dari hadits Abu Lubabah bin Abdul Munzir, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda:

“Penghulunya hari adalah hari Jumat, ia adalah hari yang paling utama di sisi Allah Subhanahu Wata’ala, lebih agung di sisi Allah Subhanahu Wata’ala dari pada hari Idul Fitri dan Idul Adha. Pada hari Jumat tersebut terdapat lima keistimewaan: Hari itu, bapak semua umat manusia, Nabi Adam ‘Alaihissalam diciptakan, diturunkan ke dunia, dan wafat. Hari kiamat tak akan terjadi kecuali hari Jum’at.

Karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sangat memuliakan hari ini, menghormatinya, dan mengkhususkannya untuk beribadah dibandingkan hari-hari lainnya.



Etika Menyambut Hari Jumat

Mandi Jum’at [jenabat]

Mandi pada hari Jumat wajib hukumnya bagi setiap muslim yang baligh berdasarkan hadits Abu Sa’id Al Khudri, di mana Rasulullah bersabda, yang artinya, “Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang baligh.” (HR. Bukhori dan Muslim). Mandi Jumat ini diwajibkan bagi setiap muslim pria yang telah baligh, tetapi tidak wajib bagi anak-anak, wanita, orang sakit, dan musafir. Sedangkan waktunya adalah sebelum berangkat sholat Jumat. Adapun tata cara mandi Jumat ini seperti halnya mandi jenabat biasa. Rasulullah bersabda yang artinya, “Barangsiapa mandi Jumat seperti mandi jenabat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

A. Berpakaian Bersih dan Memakai Wangi-Wangian

Rasulullah berkata, “Siapa yang mandi pada hari Jumat, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum’at.” [HR. Bukhari]

B. Menghentikan Aktivitas Jual-Beli dan Menyegerakan ke Masjid

Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi menuju sholat Jumat dan tidur siang setelah sholat Jumat.” (HR. Bukhari). Al Hafidz Ibnu Hajar berkata, “Makna hadits ini yaitu para sahabat memulai sholat Jumat pada awal waktu sebelum mereka tidur siang, berbeda dengan kebiasaan mereka pada sholat zuhur ketika panas, sesungguhnya para sahabat tidur terlebih dahulu, kemudian sholat ketika matahari telah rendah panasnya.” (Lihat Fathul Bari II/388)

C. Sholat Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Jumat

Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menuturkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa mandi kemudian datang untuk sholat Jumat, lalu ia sholat semampunya dan dia diam mendengarkan khotbah hingga selesai, kemudian sholat bersama imam maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya ditambah tiga hari.” [HR. Muslim]

D. Membaca Surat Al Kahfi

Nabi bersabda yang artinya, “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat maka Allah akan meneranginya di antara dua Jumat.”

E. Memperbanyak Shalawat.

Dari Anas ra, Rasulullah bersabda: “Perbanyaklah shalawat pada hari Jumat dan malam Jumat.” [HR. Baihaqi]

Dari Aus Radhiallahu ‘anhu, dia mengatakan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, bersabda: “Sebaik-baik hari kalian adalah hari Jumat: pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu beliau diwafatkan, pada hari itu sangkakala ditiup, pada hari itu manusia bangkit dari kubur, maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku”, para shahabat bertanya: “wahai Rasulullah, bagaimana diperlihatkan kepada engkau sedangkan tubuh engkau sudah hancur (sudah menyatu dengan tanah ketika sudah wafat), Beliau menjawab: “sesungguhnya Allah Subhanahu Wata’ala mengharamkan kepada bumi untuk memakan (menghancurkan) jasad para Nabi.” [HR, “al-Khamsah]

Mencintai Apa yang Dicintai Nabi

Rasulullah Muhammad adalah orang pilihan dan kekasih Allah SWT. Apapun amalan yang disukai Nabi adalah hal yang paling disukai Allah dan setiap amalan yang dibenci Nabi juga dimurkai Allah.

Bentuk kesungguhan kita mencintai Rasulullah Saw adalah berlomba-lomba dan bersungguh-sungguh mengikuti dan meneladani apa yang telah beliau lakukan. Sebagaimana firman Allah SWT; Artinya, ”Apa saja yang dibawa oleh Rasul untuk kalian, ambillah, dan apa saja yang dilarangnya atas kalian, tinggalkanlah.” [QS. al-Hasyr [59]: 7]

Dalam ayat lain disebutkan, Katakanlah, “Jika kalian benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihi kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian.” [Qs. Ali-Imran [3]: 31].

Karena itu, apapun yang sudah ditetapkan Nabi –termasuk memuliakan hari Jumat– adalah sesuatu yang sudah pasti disukai Allah SWT. Sangatlah tidak pantas bagi kita sekalian mengada-adakan dan mengarang-ngarang sesuatu yang sesungguhnya tidak ada dan tidak pernah dilakukan Nabi kita.

Semoga setelah ini kita ikut menjadikan dan memuliakan hari Jumat. [cak, berbagai sumber/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar


MENGEJUTKAN...!!! , Nanas Merah Muda Mulai Dipasarkan di Amerika Serikat



Baru-baru ini, dunia internasional dikejutkan dengan kemunculan pink pineapple atau nanas berwarna merah muda.

Dilansir dari Okezone, salah satu produsen makanan ternama Del Monte mengakui telah mendapatkan izin menjual buah unik tersebut dari pihak Food and Drug Administration (FDA). Varian terbaru ini mereka namakan Ananas comosus atau The Rose. Menurut The Packer, Del Monte diam-diam telah mengembangkan rekayasa genetik tersebut sejak  2005. Lalu apa yang membuat warna nanas menjadi merah muda?



Setelah ditelusuri, warna merah muda merupakan hasil rekayasa DNA nanas normal yang telah disuntikkan dengan senyawa lycopene. Senyawa ini mengandung pigmen berwarna merah terang yang dapat ditemukan dalam tomat dan semangka.

Menurut FDA, pihaknya telah meminta Del Monte untuk memasukkan varian baru itu dalam kategori nanas ekstra manis dengan daging berwarna merah muda, sehingga customer tidak akan kebingungan saat hendak membelinya. Meskipun Del Monte akan memasarkan nanas ini di Amerika Serikat, tetapi mereka tidak berencana membudidayakannya di sini. 

Semoga bermangfaat



Mimpi Buruk Pecinta Barbie, Boneka Kesayanganmu Kini Tinggal di Ujung Jari!




Tren Mode atau Mimpi Buruk, Inilah Cincin Kepala Barbie. Ya, tren terbaru ini memang tidak membutuhkan nyali lebih ataupun pengorbanan rasa sakit, namun bersediakah kamu mengenakannya di jarimu?

Menjadi lebih cantik dan menarik adalah keinginan yang tak ada habisnya. Tidak heran bila banyak orang nekat melakukan hal-hal aneh demi terlihat lebih cantik dan menarik. Saat memasang boneka Barbie di jarimu mungkin bukan kegirangan adanya, namun malah akan ada teriakan histeris dari para pecinta Barbie.

Ide ini dicetuskan oleh Gjarvisjewelry, etc, seorang penjual di Etsy yang berasal dari Oregon, Amerika Serikat. Gjarvisjewelry, etc memang sudah terkenal dengan kemampuannya mendaur ulang boneka menjadi berbagai macam aksesori.

Untuk kali ini, dia memotong wajah Barbie ala film Psycho yang disutradai oleh Alfred Hicthcock dan menempelkannya ke cincin yang dapat dikenakan. G. Jarvis, pemilik Gjarvisjewelry, etc, mendeskripsikan cincin ini sebagai kehidupan kedua untuk Barbie.


Dia melanjutkan, cincin ini bisa disesuaikan untuk ukuran 5,5 hingga sembilan. Dasar cincin juga dipaskan menggunakan resin. Wajahnya (Barbie) berukuran sekitar 3,2 sentimeter kali 2,5 sentimeter. Sejauh ini, cincin tersebut telah mendapat ulasan bintang lima dari 1.008 orang pembeli.

Selain kepala Barbie, juga ada cincin dengan kepala Ken yang mempunyai dua pilihan. Yakni dengan rambut atau tidak. Ingin mencoba salah satunya?









BEBEK PANGGANG MADU SPESIAL YUMMI




Bahan:

1 ekor bebek, siap dimasak

6 sdm madu randu/kelengkeng

2 buah jeruk nipis

Garam dan black pepper secukupnya

Cara Membuat:

1. Panaskan oven di suhu 200oC. Buat guratan silang di seluruh kulit bebek, namun jangan sampai menembus dagingnya. Tusuk-tusuk kulit bebek untuk mempermudah lemaknya keluar saat dibakar. Semakin banyak lemak yang keluar, kulit akan semakin crispy.

2. Lumuri bagian dalam dan luar bebek dengan garam dan merica.

3. Tempatkan bebek di dalam rak pemanggang, dengan dada bebek menghadap ke atas. Kemudian turunkan suhu oven menjadi 180oC. Panggang selama 20-25 menit untuk bebek seberat 450 gram (jika bebek Anda lebih besar, maka waktu memanggangnya lebih lama).

4. Sementara itu, tempatkan air perasan jeruk nipis di mangkuk kecil, campurkan dengan madu. Tambahkan potongan tipis jeruk nipis ke dalamnya, sisihkan.

5. Setelah bebek matang, keluarkan dari oven dan atur suhu oven kembali ke 200oC.


6. Atur potongan jeruk nipis di atas bebek, kemudian lumuri sekujur bebek dengan campuran madu tadi. Setelah rata, panggang kembali di dalam oven selama kurang lebih 15-20 menit. Jika dirasa kurang pekat, Anda bisa melumuri lagi bebek dengan bumbunya, kemudian dipanggang lagi hingga tampak matang.

7. Panaskan sisa bumbu lumuran di atas kompor atau microwave selama beberapa detik, kemudian tuangkan di atas bebek yang telah ditata di piring penyajian. Sajikan selagi panas.

Kue Kesemek Kurma Sehat namun tetap enak


khazanah Kuliner dewasa ini memang semangkin bergam dan penuh dengan inovasi, termasuk yang satu ini bisa dicoba yuk bunda


 Bahan:

2 buah kesemek, lumat
1 sdt baking soda
400 gram tepung terigu
1 sdt kayu manis bubuk
1 sdt nutmeg atau cengkeh juga bisa
1/2 sdt garam
1 butir telur
200 gram gula pasir
115 gram mentega
200 gram kurma (atau kismis)
200 gram kacang walnut atau almond


Cara membuat:

1. Panaskan oven hingga bersuhu 180ÂșC.

2. Larutkan baking soda dalam 'bubur' kesemek, sisihkan.

3. Ayak tepung, rempah, dan garam bersama-sama, sisihkan.

4. Kocok mentega dan gula hingga mengembang, masukkan telur dan kesemek.

5. Masukkan bahan-bahan kering, kacang, dan kismis/ kurma.

6. Ambil satu sendok adonan, dan tata berjajar di atas loyang, panggang selama 15 menit.

Kue kesemek pun siap disajikan

VIRAL...!!! Mengerikan, Sarang Lebah Raksasa ini Jadi Teror Warga Kampung Tegallega



Sarang lebah menggantung dan berukuran besar sekali ini tak hanya kelihatanya saja mengerikan. Namun ribuan lebah yang menghuni sarang ini telah meneror warga kampung Tegallega, Cianjur, Jawa Barat.

Belasan warga Kampung Tegallega RT02 RW 07, Desa Limbangansari, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, telah menjadi korban sengatan lebah tersebut. Mereka menderita demam dan bengkak-bengkak di bagian tubuhnya.

Lebah tersebut membuat sarang berukuran 1 meter X 50 centimeter di sudut atap rumah lantai dua milik Hasanudin (45). Semula sarang lebah tersebut dibiarkan karena berukuran kecil.
Lama kelamaan berkembang menjadi sebesar perut kerbau sehingga membuat resah.

Mengganasnya serangga itu terjadi sejak sebulan lalu tepatnya pertengahan November 2016.  Sarang itu sudah ada sejak enam bulan lalu.


Tetangga Hasanudin, Ani (35), yang tinggal di rumah berjarak 1 meter menyebutkan tiga anaknya pernah disengat.

"Kami khawatir kalau sedang berada di rumah. Agak mending kalau siang, anak-anak sekolah dan saya bekerja. Kalau malam dan pagi, kami antisipasi dengan menimbulkan asap dari pakaian bekas yang dibakar," ujar Ani, Minggu (18/12/2016).

Pakaian bekas itu dibakar di bagian luar pintu lantai dua tempat tinggalnya. Asap yang muncul diharapkan dapat mengusir lebah.

"Sudah 10 baju bekas saya bakar, tapi tetap saja ada yang tersengat," ujarnya.

Sekarang Ani lebih memilih menutup rapat sela-sela yang mungkin dimasuki kawanan lebah. Mulai dari pintu, jendela hingga lubang udara. Cara itu pula yang dilakukan Hasanudin.

"Kalau hujan, wah, lebah berkerumun di depan rumah. Mereka turun dari sarangnya. Saya siap melawan memakai jaket dan memegang raket listrik (untuk nyamuk). Jumlahnya mungkin ribuan," ujar Hasanudin.

Siang itu, puluhan lebah terlihat beterbangan di sekitar sarangnya. Mereka terbang keluar dan masuk.

"Awalnya seukuran dua kepalan tangan, kecil sekali. Tampaknya ini jenis tawon," imbuh Hasanudin.

Dia tak berani mengganggu sarang lebah itu atau berusaha merusaknya.

Hasanudin takut gerombolan lebah akan mengamuk dan memperburuk keadaan dengan menyerang tetangga sekitar.

"Warga yang tersengat sudah banyak, anak-anak dan dewasa. Tak sedikit yang disengat hingga bengkak parah sehingga tak dapat keluar rumah beberapa hari," paparnya.

Kabar tersebut menggugah keprihatinan petugas pemadam kebakaran (Damkar) setempat.

Instansi ini berencana menurunkan sarang lebah tersebut.
Komandan Pos 1 Damkar Kabupaten Cianjur, Aan Salwan, akan segera mengoordinasikan informasi itu kepada jajarannya.

"Belum ada laporan sejauh ini tentang sarang lebah di Limbangansari. Kenapa bisa sampai dibiarkan hingga sebesar perut kerbau?" ujar Aan melalui telepon kepada Tribun.

Menurutnya, Damkar sepekan lalu juga menurunkan sarang lebah di permukiman penduduk di Kecamatan Karangtengah.

Butuh waktu sekitar empat jam mulai dari pukul 14.00 untuk menurunkan sarang lebah berukuran 40 x 60 centimeter.

"Sarang lebah di Limbangansari mungkin akan kami turunkan Senin," tuturnya.

Dia menyatakan tak perlu mengevakuasi warga sekitar ke tempat lain.

Namun, Aan meminta tak ada anak-anak di sekitar sarang lebah ketika petugas beraksi.

Sebab anak-anak sering kali bersorak-sorai saat proses penurunan berlangsung.

Teriakan mereka dikhawatirkan mengundang kemarahan lebah. Anak-anak juga tak jarang berada di jarak yang dekat dengan sarang yang akan dihilangkan sehingga risiko disengat tinggi. Satu yang menjadi kendala, Damkar Cianjur tak punya alat dan pakaian khusus untuk menangani serangga.

Hanya berbekal jaket antiapi, mereka akan menurunkan sarang lebah itu dari atap rumah Hasanudin.

"Kami berusaha sebisa-bisa saja supaya warga tidak resah," tandas Aan.