Tampilkan postingan dengan label Viral. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Viral. Tampilkan semua postingan

Lagi Ramai Di Bicarakan !! Di Uang Baru Pahlawan Aceh Tjut Meutia Diprotes Tidak Pakai Jilbab, Seperti Ini Penjelasan Keluarga ..

Pahlawan Aceh Tjut Meutia Diprotes Tidak Pakai Jilbab di Uang Baru. Seperti Ini Penjelasan Keluarga

Usman Blangjruen akhirnya buka suara mengenai gambar Tjut Meutia di dalam uang pecahan Rp 1.000 yang tidak memakai jilbab.

Melansir Tribunnews.com, Usman adalah seorang warga Aceh Utara. Rumah Usman di Aceh tak jauh dari rumah Tjut Meutia, hanya tiga kilometer. Usia Usman sekarang 37 tahun, ia lahir dan besar di Aceh Utara.

Meski bukan keturunan langsung Tjut Meutia, Usman paham betul dengan sosok Tjut Meutia. Usman sendiri adalah cucu dari kakaknya Tjut Meutia.

Dia bercerita, Tjut Meutia adalah orang yang taat beribadah.

Sejarah Awal Mula Jilbab di Aceh

Diceritakan langsung oleh Usman, saat dia masih kecil, pada 1980-an, dia tidak melihat ibu-ibu dan remaja-remaja perempuan di Aceh yang memakai jilbab dalam kesehariannya seperti sekarang.

Jikalaupun memakai, itupun hanya pada saat acara-acara tertentu, dan yang dikenakan juga bukan jilbab melainkan selendang panjang atau yang disebut tudung.

Saat Usman SD hingga SMA, guru-guru serta pelajar masih memakai rok pendek.

Jilbab baru banyak dipakai di Aceh sekitar tahun 1990-an akhir. Lalu semakin menjadi kewajiban sejak aturan syariat Islam ditegakkan dan perempuan-perempuan tak berjilbab di razia.

Dengan begitu, Usman merasa gambar Tjut Meutia yang tidak memakai jilbab di uang baru, sudah benar.

“Jadi kalau gambar Tjut Meutia di uang yang baru tidak pakai jilbab, ya sudah benar seperti itu,” tuturnya.

Teuku Ramli, salah satu keluarga Tjut Meutia, juga mengungkapkan hal senada.

“Dalam peperangan dulu mana ada pakai jilbab, jilbab itu kan baru-baru ini. Orang Aceh pakai jilbab itu kan baru sekarang-sekarang ini,” katanya saat dihubungi Tirto.id.

Sementara itu, Teuku Rusli yang merupakan cucu langsung Tjut Meutia yang kini berusia 77 tahun menyatakan tak keberatan dengan tampilan gambar neneknya di uang seribu yang baru.

Sebelumnya diberitakan dari Serambi Indonesia, bahwa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari fraksi Partai Amanat Nasional, Asrizal H Asnawi memprotes ketiadaan jilbab pada gambar Tjut Meutia.

“Kami di Aceh sedang menggalakkan penggunaan pakaian dengan aturan syariat Islam dan penegakan hukumnya, jangan dilemahkan usaha tersebut dengan gambar sang pejuang tanpa penutup kepala,” katanya. Demikian melansir Tribunnews.com.


Kisahnya Ini Bikin Netizen Terharu.., Seorang Bapak Belikan HP baru Untuk Anaknya Menggunakan Uang Rp 2000 Sekantong Plastik !!

Pria ini Belikan HP baru Untuk Anaknya Menggunakan Uang Rp 2000 Sekantong Plastik. Kisahnya Bikin Netizen Terharu
Natizen media sosial baru – baru ini dibuat haru oleh kisah seorang pria tua yang dengan semangat membelikan HP Android untuk anaknya agar mau sekolah.

Dalam sebuah postingan status yang diunggah oleh pengguna Facebook, Darra Muthiia Hennaart, Kamis (7/12) itu menceritakan kisah seorang bapak-bapak datang ke toko handphone membeli smartphone Android untuk anaknya.

Demi membelikan keinginan anaknya , bapak – bapak itu membawa sekantong plastik berisi uang pecahan Rp 2.000an.

Dalam pengakuan bapk – bapak itu, dia rela menabung uang recehan demi bisa membelikan anaknya yang masih SMP sebuah HP Android.

Mirisnya ,  anaknya tak mau sekolah jika tak dibelikan smartphone yang sedang ngtrend saat ini.

Berikut isi statusnya:

“Rasanya nyesek banget ,pengen nangis liatnya,
Bapak ini rela jalan jauh jauh hanya untuk beli HP Android buat anaknya

Apalagi pas ngeluarin uang pecahan Rp.2000 an di dalam kantong plastik ,ehh malah makin kaget ..

Kesel banget sewaktu dengar cerita bapak ini ,katanya anaknya gak mau sekolah kalau gak di beliin HP ..ya allah tega banget ini anaknya ..

Padahal masih SMP tapi kok ya kayak gitu

Yang ada difikiran itu anak sebenernya apa ,sekolah kok banyak tingkah ,gak kasian sama orang tua

Ga mikir apa orang tuanya susah ,kerjaannya apa ,beruntung masih disekolahin,eh malah minta yang enggak enggak

Pas di tanya si bapak kerja apa eh bapak gak jawab ,malah diam aja sambil malu malu ..
Gak kebayang deh ngumpulin uangnya berapa lama ..

Jaman sekarang emang aneh aneh,sudah terlalu modern,jangan terlalu ikutin zaman kali..

Dulu waktu jaman saya sekolah paling gamau sekolah kalau ga punya buku yg bergambar gambar barbie atau princess,

Lah sekarang gamau sekolah karena ga punya Android

Saya aja pengen beli sesuatu harus usaha sendiri dan nabung dulu sampe berbulan bulan baru bisa kebeli itu barang, jangan sampe nyusahin orang tua ..,” tulis akun Darra Muthiia Hennaart.

Hingga pada akhirnya , postingan tersebut langsung menyita perhatian natizen. Baru tiga jam, unggahannya di Facebook ini langsung viral terbukti sudah dibagikan hingga 8 ribu kali lebih dan komentar hingga 6 ribu lebih.

Satu dari sekian banyak natizen mengaku terharu dengan postingan ini dan angat menyayangkan mengapa anaknya tega berbuat demikian.

Begini komentar natizen

Chan: “Yg sabar y pk.ngadepin anaknya..smoga bpk sllu d beri kesehatan.dan pnjng umur.amin.”

Wasiyanto: “aku dulu wkt sma juga gtu….maafkan aku bpak.”

Windri: “Kasian kebetulan org gak mampu …”tPiii kpingiin nunjukin sayang ke anak nya …. subhanallaaahh semoga anak dan org tuanya di berkahi rizky yg lebih, sehat dan di limpahi hidayahh petunjuk Nya amiiiiiinn.”

Tny:”Ya Allah smoga bpk ini sht trs y.. n smoga rizqinya brtmbh di prmudah ushanya di brikan klncran Amiinn .”

Bagaimana menurut komentar kamu ?




Pengunjung Banyak Terkecoh, Segelas Jamu Gendong Harganya Sama Dengan Minuman di Kafe !!

Banyak Yang Terkecoh, Beli Segelas Jamu Gendong Ini Harganya Setara dengan Minuman di Kafe

Mungkin di tempat tinggal kamu sudah jarang kamu temukan jamu yang dijual dengan cara digendong. Tapi, di Kota Surakarta dan sekitarnya masih banyak dijumpai loh.

Para penjual jamu di Surakarta masih banyak yang menjajakan jamu tradisional mereka dengan cara keliling menggendongnya.

Tapi, sebelum memutuskan untuk membelinya, sebaiknya kamu tanya dulu harganya. Karena banyak sudah yang tertipi dengan salah satu penjual jamu gendong yang seenaknya meletakan harga untuk segelas kecil jamunya itu.

Pengalaman itu pernah dibagikan oleh seorang penggunakan Facebook bernama Edo. Ia membagikan kisahnya saat membeli segelas jamu yang harganya sama dengan minuman yang ada di kafe.

Edo mengunggah kisahnya tersebut di grup INFO CEGATAN SOLO DAN SEKITARNYA (ICS), Sabtu (17/12) kemarin.

“poro sedulur ICS adakah yang punya pengalaman dengan ibu penjual jamu yang satu ini ? #jamunepaitregoneyopait #tanyahargadulusebelummembeli #bardikerjainibuibu #ngapuntennjihbu,” tulis Edo, seperti dilansir Tribunnews.com.

Postingan Edo pun ternyata ramai yang mengomentarinya. Semua netizen yang mengomentarinya mengaku punya pengalaman yang sama dengan Edo.



Irfan: “Istriku & tmn² ktr’nya jg pernah “dikepruk” sm mbok jamu ini…..”

Petrus: “Kwkwkw…koncoku pernah kenek 25 ewu..lur”

Rasyid: “wakakakkakak, aku pas nongkrong neng sriwedari ibuke kui nawani jamu, aku ngombe sak gelas karo koncoku. di Tawani tombo beras kencur . Total e 58 faking. (aku pas nongkrong di sriwedari ibu itu menawari jamu, aku minum segelas ditawari temenku minum beras kencur, totalnya Rp 58 ribu)

Raka: “bongkar pring nyang nusuk’an buruh opah e mung 60/50 ewu lah tuku jamu 6 gelas karo konco” kok total e 140 Ewu tak bayar lur , tpi gelas 6 tak pecahno kabeh pdo buruh e ning ora mikir , kok murah Vodka bir e dari pda kunirasem mu to bu kesel e cepet ilang e vodka awak enteng sisan jamu mu 140 marai muring , wkwkwkk.(saat membongkar bambu di Nusukan, jadi buruh upahnya cuma 60/50 ribu lah buat beli jamu 6 gelas sama teman-teman kok totalnya 140 ribu tak bayar lur, tapi gelas 6 buah tak pecahkan semua, sama-sama buruh kok tidak mikir, kok murah vodka bir daripada kunir asemmu bu).”

April: “Pengalaman ini juga pernah terjadi pada wisatawan asal bekasi
Sampai kaget harga jamu disolo lebih mahal dari pada dibekasi
Faktor seperti inilah yg terkadang bisa membuat wisatawan enggan datang kembali.”

Laney: “Sy hahhaha…
pagi2 dateng ke ktr, muka melas
pengen mayoni lha kok malah dikepruk regane
jamu beras kencur kok regane 13.500
hadeuhhhh.” (pagi-pagi dateng ke kantor, muka melas, niatnya mau membantu kok malah diperas, harga jamu beras kencur kok Rp 13.500)

Ari: “Sudah lama banget, pernah nyodorin jamu yang sudah jadi … tapi tak tolak. Aku gak pesan …. meski sebenarnya aku suka minum jamu tapi gak suka caranya.”

Arie: “Kui buk e mekso.. Mosok ra tuku..di gaweke..trus regone sak2 e.. Mosok beras kencur karo anggur 15rb..”(itu ibunya memaksa, masa gak beli, tetep dibuatin, lalu harga semaunya dia. Masa beras kencur sama buah anggur harganya Rp 15 ribu?)

Normalnya, harga segelas kecil untuk jamu gendong di Solo itu paling mahal adalah Rp 5 ribu, bahkan bisa dibawahnya.

Tapi, mbok jamu ini malah meletakan harga hingga Rp 15-25 ribu. Seperti mbok jamu ini ingin memeras bukannya jual jamu.

Jika kamu sudah tahu soal mbok jamu ini, sebaiknya berhati-hati saat ingin membeli jamu gendong di Solo. Tanya dulu harganya sebelum membeli.


Akibat Kanker yang di Menyerangnya, Wajah Cantik Wanita Ini Rusak...Namun Sungguh Luar Biasa, Pria Ini Tetap Mencintainya !!

Cewek Ini Wajahnya Rusak Akibat Kanker Yang Menyerangnya, Namun Pria Ini Tetap Mencintainya. Sungguh Luar Biasa

Tak sedikit orang beranggapan bahwa cinta datang dari pandangan pertama dan baru turun ke hati. Namun anggapan itu ternyata tak selamanya seperti itu. Pasangan yang kini sudah menjadi suami istri ini membuktikan bahwa cinta tak selamanya memandang fisik.

Ya, mereka adalah Andrea McNicholas dan Corrie Hollingsworth. Andrea divonis menderita kanker mulut sejak lahir. Akibatnya, wajah, hidung, dan mata Andrea mengalami kerusakan. Tak hanya itu saja, Andrea juga tidak memiliki gigi.

Dikutip Tribunnews.com dari Mirror, Andrea menceritakan wajahnya rusak akibat diagnosa yang terlambat pada penyakitnya. Awalnya pada 2010, ia sempat memeriksakan diri ke dokter karena khawatir di bagian dalam mulutnya terdapat lubang. Ia pun diminta melakukan pemeriksaan MRI dan direkomendasikan untuk biopsi. Namun dua minggu setelah pemeriksaan, ia tak mendapatkan hasil dan tak diminta melakukan biopsi. Dokter malah memberikan antibiotik.

Setahun setelah pemeriksaan itu, kondisi Andrea semakin buruk. Mulutnya yang terdapat lubang itu mengeluarkan rasa sakit hingga ke pipinya. Ia pun kembali memeriksakan diri ke rumah sakit. Namun lagi-lagi, biopsi yang diminta dokter tak dilakukan padanya.

Hingga akhirnya biopsi dilakukan, namun hal tersebut membawa kabar sedih. Andrea divonis menderita kanker mulut stadium empat.

Andrea mengaku saat dirinya mendengar hasil itu ia langsung kehilangan arah hidup.

“Diagnosa dokter itu benar-benar membuatku sedih dan aku tidak dapat mempercayainya,” kata wanita asal Wigan, Lancashire, Inggris.

Demi bertahan hidup, Andrea harus menjalani serangkaian pengobatan, seperti kemoterapi hingga operasi yang disebutnya ‘brutal’.

Namun dibalik kisah hidupnya yang pahit, ia mendapatkan seorang pria yang sangat tulus mencintainya dan mau menerima segala kekurangannya. Sejak saat itulah hidupnya yang awalnya ‘gelap’ kini menjadi ‘cerah’.

Setelah memutuskan untuk bertemu di rumahnya pada Maret 2014, keduanya memutuskan untuk berpacaran. Mereka pun bertunangan pada Oktober 2015 dan menikah pada Mei 2016 lalu.

“Aku tidak percaya aku akhirnya bisa bahagia. Aku masih sering mencubit diriku setiap hari. Aku sangat bersyukur dan merasa sangat beruntung. Corrie sudah mengembalikan kepercayaan diriku. Aku sangat mencintainya,” tutur Andrea.



Akhirnya DORA Bertemu Dengan Aiptu Sutisna Polisi yang Pernah di Amuknya dan Meminta Maaf... Soo Sweet.. !!

Dora Akhirnya Ketemu Dengan Aiptu Sutisna Polisi Yang Pernah dimarahinya dan Meminta Maaf

Natizen media sosial baru – baru ini sedang dihebohkan dengan sebuah aksi wanita berjilbab yang melakukan tindakan kekerasakan terhadap salah satu anggota polisi lalu lintas dengan berani mecakar dan memaki – maki polisi tersebut.

Aksi wanita yang diketahui bernama Dora Natalia itu sempat terekam dalam sebuah kamera video. Dan video itulah yang menjadi viral di media sosial.

Dalam sebuah video yang beredar petugas Sat Lantas BKO Trans Jakarta itu tampak diamuk oleh seorang ibu -ibu yang juga sempat mencakaranya mesti telah berusaha menjauh.

Dari sejumlah laporan yang ada jika Dora pada saat itu tidak terima mobil yang dikendarainya dengan nomor polisi B 1257 PRY itu dihentikan oleh aparat kepolisian bernama Aiptu Sutisna.

Dora Natalia yang menjabat sebagai mahkamah agung itu tampak emosi berlebihan . Aksinya pun berkelanjutan di ranah hukum.

Menurut pengakuan sang adik, Desi Singarimbun, kakaknya itu hanya mengingatkan petugas untuk berpindah posisi karena dirasa menghalangi jalan yang sedang lancar. Bahkan Desi juga sempat mengisahkan kronologi insiden tersebut di akun instagramnya.

Begini isi postingan Desi

“Bapa Ibu yang terhormat terimakasih atas kritikan manis nya, saya hanya ingin sedikit menceritakan kejadian di tkp versi kk saya Dora Natalia Singarimbun. kk saya menegur polisi krn berdiri di jalan yg lancar dan mengatakan pak kalo mw mengatur lalu lintas di tempat yg macet jgn yg di jalan yg lancar,

tapi polisi malah menghadang dan mengambil kunci mobil tanpa membuat surat tilang, (memang kk saya org nya tempramen) akhirnya kk saya turun dr mobil dan meminta kunci mobil dan di buatkan surat tilang klo mmg didapati kesalahan berlalu lintas,

tapi si polisi tdk kasi malahan polisi yg satu mengambil kesempatan dgn merekam kejadian disaat kk saya berusaha menggapai kunci yg di pegang polisi, seolah kk saya mencakar polisi. sayangnya saat polisi mengembalikan kunci mobil kk saya sambil menginjak kaki kk saya yg tanpa sepatu dengan sepatu boot polisi itu tdk di rekam oleh teman nya.

tapi ya itu lah sehebat apapun kita tetap kita manusia biasa yg lemah di mata Tuhan. saya pribadi tetap menilai kk saya ada kesalahan tapi tidak utk kita hakimi,” tulis Desi, Selasa (13/12).

Sementara dari pihak Dora sendiri , ia mengaku menyesal dengan aksinya itu bahkan Dora berniat untuk meminta maaf melalui Facebook. Dora mengaku jika kejadian pasa saat itu dikarenakan dirinya hanya emosi sesat.

“Mereka tidak mengerti saya. Hanya emosi sesaat. Mohon maaf semua”, tulis Dora Natalia, di hari yang sama.

“Sangsi sosial sangat menyakitkan melebihi apapun. Jangan sampai ada lagi yg merasakannya. Bibir susah berucap. Mata susah melihat. Kaki tak mampu bergerak. Tangan menjulurpun susah dijabat. Hanya kata maaf dan maaf,” tulis Dora.

Agar kasus ini tidak terus berkelanjutan , akhirnya Dora memutuskan menemui Aiptu Sutisna untuk mengatakan permohonan maaf. Momen ini dipublikasikan oleh Facebook Firman Perdana Putra. Firman menuliskan:

“Alhamdulillah Jum’at Barokah, Akhirnya kedua belah pihak saling memaafkan. Hatur nuhun Kang Entis Sutisna dan juga Teh Dora. Kang Entis yang usianya lebih tua tulus memaafkan. Teh Dora yang jabatannya lebih tinggi pun tidak ragu atau gengsi untuk mengakui kesalahannya. Kedua duanya hebat!

#LoveIsAllYouNeed #AllYouNeedIsLove,” tulis Firman.

Source: Palingseru*com

Di Dalam Bus Sopir ini Menemukan Tas Penumpangnya yang Tertinggal dan Ternyata Isinya Surat, Isi Surat nya Bikin Netizen Sedih !!

Sopir Bus Temukan Tas yang Tertinggal di dalam Busnya Saat Dibuka Ternyata Ada Suratnya. Isi Surat Itu Bikin Netizen Sedih

Sebuah tulisan dalam secarik kertas telah membuat netizen menangis. Tulisan tersebut berasal dari seorang ibu di Louyang untuk anak laki-lakinya yang pergi meninggalkan rumah untuk mencari suatu pekerjaan di Zhengzhou.

Dilansir Tribunstyle.com, Sabtu (17/12/2016), kejadian ini bermula saat seorang supir bus, Zhao Pengfei menemukan sebuah tas penumpangnya.

Sambil menunggu si pemilik tas datang, Pengfei mencoba membuka tas tersebut dengan tujuan bisa menemukan informasi atau kontak si pemilik tas.

Tanpa disangka, ia malah menemukan sebuah benda yang lebih berharga dari benda apapun. Apakah itu?

Benda itu adalah sebuah surat. Surat itu merupakan tulisan tangan dari seorang ibu. Isi suratnya sangat menyedihkan.

Seperti ini bunyi suratnya :

“Dong Zi,

Kami semua sangat senang tentang keputusanmu untuk meninggalkan rumah dan pergi untuk bekerja di ZhengZhou.

Ini memperlihatkan kalau kamu sudah tumbuh dewasa.

Sejak festival musim semi, kami berharap kamu bisa tinggal dan merayakannya bersama kami sebelum berangkat kerja.

Tapi kamu menjelaskan bahwa akan semakin sulit ntuk mencari pekerjaan setelah liburan.

Kami tidak ingin bertengkar denganmu soal hal itu, tapi mohon, hubungi kami dan biarkan kami mengetahui bahwa kamu aman.

Aku telah memberikanmu uang kemarin, tapi kamu tak akan menerima itu. Jadi, aku menyelipkan 300 yuan ke dalam tasmu.

Tetaplah aman dan jangan menyia-nyiakan itu. Baju lebih karena akan semakin dingin.

Nak, ingatlah untuk tetap aman di sana. Keamanan adalah hal utama. Saat kamu tak mendapatkan uang satu sen pun, kami hanya ingin kamu tetap aman.

Ibu

Malam, 12/11/2016″



Selang dua jam, seorang pria berlari kea rah terminal busa dan menanyakan keberadaan tasnya. Dia menyebut bahwa dirinya berasal dari Louyang dan akan mencari pekerjaan di Zhengzhou.

Setelah Pengfei mengetahui pria itu adalah Dong Zi, Pengfei pun langsung memberikan tas tersebut kepadanya. Tak lupa pula ia memberikan surat yang mengharukan itu.

Saat membaca surat dari ibunya, Dong Zi langsung meneteskan air mata.

Surat mengharukan ini menjadi viral setelah tersebar di media sosial Tiongkok.

Banyak netizen yang tersentuh setelah melihat isi surat. Bahkan, ada pula beberapa netizen yang turut membagikan pengalamannya tentang kasih orang tua.

Bagaimana menurutmu?

Source : palingseru*com

Mau Tahu Pesan yang Menyentuh Dora Untuk Netizen Setelah Dia Di Bully Banyak Orang Gara - Gara Ngamuk ke Polisi ??

Mau Tahu Pesan yang Menyentuh Dora Untuk Netizen Setelah Dia Di Bully Banyak Orang Gara - Gara Ngamuk ke Polisi ??

Wanita berhijab bernama Dora Natalia yang merupakan pegawai MA kini sedang menjadi perbincangan publik setelah aksinya memarahi hingga mencakar salah satu anggota kepolisian yang sedang beroperasi lalu lintas.

Banyak sekali bullyan – bullyan natizen di akun media sosial Dora terakit perbuatan kasarnya pada salah seorang anggota polisi, Aiptu Sutisno.

Baca juga : Kenapa Ibu Ibu Pegawai MA Ini Mengamuk dan Serang Polisi? Ternyata Ini Pemicunya

Sebelumnya , video aksi Dora sempat menjadi viral di media sosial Youtube. Namun ternyata tak hanya videonya saja yang menjadi viral , tetapi postingan – postingan status Dora di Facebook juga menjadi bahan buliyan natizen. Komentar – komentar natizen terus bermunculan pada postingannya itu.

Ada salah satu postingan Dora yang bisa bikin banyak natizen terharu dan tersentuh hatinya . Postingan status yang begitu panjang itu seperti mengungkapkan perasaan yang sedang dirasakannya saat ini setelah menjadi sosok bulan – bulanan natizen.

Dora seakan meminta maaf dan mengakui kesahalannya itu.

Berikut adalah beberapa postingan Dora yang menyentuh tersebut :

Hidup awalnya hanya ada dua warna.

Yaitu hitam dan putih

Dari dua warna itulah jika dipadukan dengan bijaksana akan menghasilkan berbagai warna dlm kehidupn

Tergantung bagaimana setiap indipidu menyikapi. Seperti hal nya pelangi muncul setelah mendung dan hujan pergi

Setiap manusia psti tempatnya salah, dosa dan khilaf

Tp satu hal yg pasti.. jgn jadikan diri kalian pribadi yg tergantung pd kelakuan org lain

Jika org lain salah kalian malah makin menjatuhkan dan menghina nya

Itu sedikitpun tak pernah ada keuntungan buat kalian

Hanya akan menyulutkan api kebencian yg membuat diri kalian sendiri merasa meledak ledak

Yg membuat dir kalian sendiri menjadi pembenci, pencaci dan pemaki dan mungkin jadi penyakit yg buat emosi kalian yg tinggi

Apa itu akan menyembuhkn si pelaku

Tidak.. itu hanya akan menambah dosa kalian sendiri yg telah mendoakn yg tidak baik pada orang lain

Tp dengan kebaikan dan nasehat serta bantuan kalianlah..

sy akan bangkit dan belajar jadi pribadi yg lebih baik lagi..

Sy memohon maaf yg sebesar2nya kepada seluruh masyarakat indonsia khususnya karna telah menyakiti hati dan perasaan kalian

Sy berjanji akan berubah.

Akan selalu berpikir sebelum berbuat.. akan selalu berdoa sblm berangkat. Dan akan lebih mendekatkn diri kepada yg kuasa.

Dan kepada korban serta institusi.

sy tidak mau memutar balikan pakta atau membela diri.. sy mengakui apapun alasan ny saya sudah salah besar

Dan saya akan lakukan kunjungan untuk permohonan maaf yg sedalam2nya

Untuk masalah hukum.. sy siap terima resiko atas kesalahan saya.

Terima kasih

Dora juga mengungkapkan bahawa diriya tidak marah meski sudah menjadi bahan bullian netizen :

Kejadian ini juga harus membuka mata kita semua terhadap institusi.

Dimana banyak sikap dan vonis sebagian dari kita selalu menganggap negatif kelakuan institusi

Terlihat besar tinggi gagah tampang sangar sedikit bnyk membuat kita takut

Tp ternyata dibalik itu semua mereka sangat menghormati seragam

Kelelahan.. kepanasan.. dan cemoohan serta ketidak tertipan pengendara tidak menghilangkan jiwa besar mereka

Betapa sabarnya

betapa bijaksananya

Betapa santun nya

Mungkinkah kita bisa seperti mereka

Itulah yg membuat sy sedikitpun tak mampu membela diri.. tak mampu membuat alasan apapun

Sy benar benar merasa salah

Tp satu hal yg pasti saya tidak melanggar jalur busway seperti yg kalian tuduhkan. Jika anda menonton.

Sy rasa anda bisa bedakan mana jalur busway mana jalan umum dan sy berada dimana

Tp apapun ceritanya.. sayalah yg salah dan mgkn tidak pantas untuk anda maafkn

Tp sy akan trus kuatkn diri demi masa dpn anak2 serta keluarga besar saya

Makasih atas semuanya

Sy tidak marah anda hina saya tidak pantas marah anda caci..

tp sy sangat bahagia jika kalian doakn kebaikan untuk buat sy berubah ke yang lebih baik lagi

Ia pun sempat mengunggah gambar jeruji penjara dan meminta maaf atas kesalahan yang telah perbuat :

Sangsi sosial sangat menyakitkan melebihi apapun

Jangan sampai ada lagi yg merasakn nya

Bibir susah berucap

Mata susah melihat

Kaki tak mampu bergerak

Tangan menjulurpun susah dijabat

Hanya kata maaf dan maaf

Postingan ini juga ternyata menjadi perhatian banyak natizen dan tak segan pula para natizen menuliskan komentar – komentar di postingan Dorra ini.